Rabu, 02 November 2016

KECURANGAN DALAM BISNIS

LATAR BELAKANG 

 Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.Pengertian bisnis menurut Huat, T Chwee (1990) adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society.

TEORI

Kecurangan (fraud) merupakan penipuan yang disengaja dilakukan yang menimbulkan kerugian tanpa disadari oleh pihak yang dirugikan tersebut dan memberikan keuntungan bagi pelaku kecurangan. Kecurangan umumnya terjadi karena adanya tekanan untuk melakukan penyelewengan atau dorongan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dan adanya pembenaran (diterima secara umum) terhadap tindakan tersebut.  Kecurangan bisa terjadi di dalam sebuah profesi, contohnya profesi akuntansi. Seorang akuntan yang melakukan kecurangan dalam prosedur akuntansi akan mengakibatkan informasi akuntansi yang dihasilkan tidak akan berguna bagi pihak-pihak yang membutuhkannya.   Karena sebuah informasi akuntansi yang dihasilkan dari proses akuntansi dari suatu entiti sangatlah penting, dimana informasi ini menjadi pertimbangan terhadap program atau kebijakan entiti tersebut untuk mencapai tujuannya. Contohnya kecurangan  dalam pelaporan keuangan, kesalahan pencatatan akuntansi dapat menyebabkan salah saji material pada pelaporan keuangan.    Salah saji material pada pelaporan keuangan mengacu pada pengertian bahwa keputusan pengguna laporan keuangan akan terpengaruh/terkecoh oleh ketidakakuratan informasi yang terjadi karena salah saji tersebut. Secara umum salah saji material dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Contoh salah saji yang kategori pertama adalah kesalahan pengelompokan rekening di pelaporan keuangan. Semisal pinjaman dari bank yang berumur kurang dari 1 tahun (current) dilaporkan di rekening pinjaman jangka panjang (non-current). Efek dari kesalahan ini bisa berakibat pada tidak akuratnya perhitungan rasio lancar (current ratio) dan perbandingan hutang pada modal (debt to equity ratio).   Selain itu kecurangan dalam laporan keuangan dapat menyangkut tindakan seperti manipulasi, pemalsuan atau perubahan catatan akuntansi atau dokumen pendukungnya yang menjadi sumber data bagi penyajian laporan keuangan, representasi yang salah dalam atau penghilangan dari laporan keuangan peristiwa, transaksi, atau informasi signifikan.

Faktor-faktor Kecurangan :

1.      Tekanan (Unshareable pressure/ incentive). Merupakan motivasi seseorang untuk melakukan fraud. Motivasi melakukan fraud, antara lain motivasi ekonomi, alasan emosional (iri/cemburu, balas dendam, kekuasaan, gengsi), nilai (values) dan apa pula karena dorongan keserakahan. Menurut SAS no. 99, terdapat empat jenis kondisi yang umum terjadi pada pressure yang dapat mengakibatkan kecurangan. Kondisi tersebut adalah financial stability, external pressure, personal financial need, dan financial targets.2.      Adanya kesempatan / peluang (Perceived Opportunity). Yaitu kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang melakukan atau menutupi tindakan tidak jujur. Biasanya hal ini dapat terjadi karena adanya internal control perusahaan yang lemah kurangnya pengawasan, dan/atau penyalahgunaan wewenang. Di antara 3 elemen fraud triangle, opportunity merupakan elemen yang paling memungkinkan untuk diminimalisir melalui penerapan proses, prosedur, dan control dan upaya deteksi dini terhadap fraud.3.      Rasionalisasi (Rationalization). Merupakan elemen penting dalam terjadinya fraud, dimana pelaku mencari pembenaran sebelum melakukan kejahatan, bukan sesudah melakukan tindakan tersebut. Rasionalisasi diperlukan agar si pelaku dapat mencerna perilakunya yang illegal untuk tetap mempertahankan jati dirinya sebagai orang yang dipercaya, tetapi setelah kejahatan dilakukan, rasionalisasi ini ditinggalkan karena sudah tidak dibutuhkan lagi. Rasionalisai atau sikap (attitude), yang paling banyak digunakan adalah hanya meminjam (borrowing) asset yang dicuri dan alasan bahwa tindakannya untuk membahagiakan orang-orang yang dicintainya.Penyebab terjadinya fraud adalah motivasi, sarana dan kesempatan sebagai berikut:Motivasi : adalah dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi berasal dari kata motif yang berarti "dorongan" atau rangsangan atau "daya penggerak" yang ada dalam diri seseorang. Sarana : sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek). Untuk lebih memudahkan membedakan keduanya. Sarana lebih ditujukan untuk benda-benda yang bergerak seperti komputer dan mesin-mesin, sedangkan prasarana lebih ditujukan untuk benda-benda yang tidak bergerak seperti gedung. Kesempatan : karena kurangnya pengawasan internal dan pemahaman tentang aturan dapat menjadi ruang terjadinya kecurangan.

ANALISIS


Sejumlah warga Kota Bekasi, Jawa Barat mempertanyakan pengembalian dari minimarket Alfamart yang nilainya di bawah Rp 500. Soalnya, sering kali pelayan toko menawarkan kembalian didonasikan untuk sosial. Tapi, herannya tak tercantumkan donasi di dalam struk belanja."Sering, kadang Rp 100-400. Biasanya menawarkan dulu mau didonasikan apa enggak. Tapi kebanyakan saya donasikan," kata Hanani, warga Bekasi Barat saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (4/1).Dia menganalogikan, jika satu minimarket berhasil menarik 'uang kembalian' Rp 200 setiap harinya terhadap satu pembeli. Maka, dalam sebulan pendapatan donasi mencapai Rp 6 ribu.Dhendy, warga Pondok Gede, mengaku heran kenapa selama ini pihak Alfamart tidak pernah memberikan tanda bukti donasi."Padahal saya sering ditawari untuk donasi dari uang kembalian yang nilainya ganjil. Namun mereka tidak pernah memberikan bukti dari donasi tersebut seperti donasi dari PMI," ungkapnya.Pihak Alfamart membantah kalau dalam struk belanja tak tercantumkan nilai donasi dari customer atau pelanggan. Nilai itu tercantum bersama dengan total belanjaan."Nominalnya sesuai dengan yang diamalkan," kata seorang karyawan toko Alfamart di bilangan Bekasi Selatan, Ari saat ditemui merdeka.com, Rabu (4/2).Menurut dia, donasi tersebut dalam struk bertuliskan pundi amal. Ia mengatakan, donasi itu tergantung dari customer atau pelanggan yang belanja. "Terserah mau didonasikan atau enggak. Kalau enggak, ya akan dikembalikan sesuai dengan nilai kembalian," katanya.



Referensi:http://herina-br.blogspot.co.id/2011/10/pengertian-bisnis-menurut-para-ahli.htmlhttp://jalanrancagoong.blogspot.co.id/2013/03/kecurangan-fraud-dan-kecuranga-laporan.htmlhttp://marbunwis.blogspot.co.id/2010/06/analisa-dan-cara-mengatasi-fraud.html

               

Minggu, 23 Oktober 2016

Contoh Kasus Mengenai Promosi Melalui Iklan CocaCola Yang Tidak Beretika


1. Pendahuluan
 1.1 Latar Belakang
Tingginya tingkat persaingan di dunia periklanan ini tak jarang melanggar kode etik yang telah ditentukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kode etik yang mengatur tentang ketentuan-ketentuan iklan ideal untuk ditayangkan di Indonesia dengan sengaja banyak dilanggar atau bahkan dilupakan. Kode etik yang merupakan cerminan dari budaya bangsa sedikit demi sedikit mulai dianggap hanya sebuah formalitas. Maraknya pelanggaran oleh perusahaan-perusahaan periklanan ini seolah mulai melemahkan kontrol dari pihak KPI selaku pihak yang menertibkan atau memfilter iklan-iklan yang akan ditayangkan.  

Karena itu perlu tindakan tegas berupa sanksi dari pihak-pihak yang berwenang terhadap pelanggar kode etik sangat diharapkan guna penertiban iklan-iklan yang melanggar. Berikut merupakan pembahasan tentang analisis iklan-iklan yang dianggap melanggar kode etik periklanan. 

Sejak didirikan, Coca Cola baru mengeluarkan merek lain pada 1960-an, yakni Sprite, Fanta, dan Fresca. Diet Coke dan Cherry Coke diperkenalkan pada 1980-an sedangkan merek Powerade baru muncul pada 1990-an. Hingga saat ini, Coca Cola hanya berbasis pada kategori minuman dan belum merambah ke sektor lain.
Lain halnya dengan PepsiCo yang lebih peka dalam dan selangkah lebih maju dalam hal ini. Ketika Coca Cola sibuk membeli dan mengakuisisi perusahaan minuman lain di seluruh dunia, PepsiCo sudah selangkah lebih maju dengan merambah industri makanan, seperti berbagai macam snack berlabel Frito-Lay dan makanan sehat berlabel Quaker.

Hal ini menimbulkan persaingan tak sehat melalui iklan antara coca cola dengan pepsi dengan sangat menonjol saling menjatuhkan.Sangat tidak etis!!!,Namun di sukai oleh konsumen atas bentuk iklan yang unik ini namun seharusnya tidak patut di contoh.

Pepsi-Cola Company yang berdiri sejak 1898, sudah melakukan ekspansi bisnis ke beberapa produk makanan. Merger dengan Frito-Lay pada 1965 menandai lahirnya nama PepsiCo, sebagai payung perusahaan.

Semenjak dua merek tersebut dihabiskan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903 antara keduanya sudah terjadi persaingan, saling sikut dan perang iklan, baik iklan cetak dan video. Mereka berambisi bisa meraih dominasi pasar minuman ringan berkarbonasi. Bisa dimaklumi kalau terkadang masalah etika sedikit terkesampingkan.

2. Teori
2.1 Pengertian Etika Bisnis 
Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

2.2 Pengertian Promosi
Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya

A. Tujuan Promosi
Tujuan promosi di antaranya adalah:
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/ laba
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.

B. Cara Promosi
Beberapa cara untuk melakukan promosi adalah:
1. Melalui e-mail
2. Melalui sms
3. Melalui pembicaraan
4. Melalui iklan
5. Media sosial, dan lain-lain

C. Contoh Promosi
1. Pasang iklan di tv mengenai produk baru perusahaan X
2. Kirim 5 sms, dapat 10 sms gratis ke semua operator
3. Melalui pembicaraan
4. Melalui iklan
5. Media sosial, dan lain-lain

2.3 Pengertian Iklan
Iklan adalah informasi yang isinya membujuk khalayak banyak atau orang banyak supaya tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan.
Dengan kata lain, iklan memberitahu kepada banyak orang mengenai barang dan jasa yang dijual, dipasang di media massa seperti kran dan majalah atau di tempat-tempat umum.

Kata Iklan berasal dari kata Yunani yang artinya menggiring orang-orang kepada gagasan. Pengertian iklan secara lengkap yaitu semua wujud aktivitas untuk mendatangkan dan menawarkan penemu/ide, barang dan/atau jasa secara bukan personal yang dibayarkan oleh sponsor tertentu.
Secara umum, iklan berwujud penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko yang dijalankan dengan kompensasi biaya tertentu. Maka dari itu, iklan berupa proses komunikasi yang memiliki tujuan membujuk atau menarik orang banyak untuk mengambil tindakan yang menguntungkan pihak yang membuat iklan.

A. Ciri-ciri Iklan
* Komunikatif
* Informatif
* Bahasanya mudah dimengerti dan diingat masyarakat
* Menarik perhatian dan bersifat mengajak penonton/pembaca untuk membeli/menggunakan barang atau jasa yang telah diiklankan

B. Syarat Iklan
* Kata dan bahasanya tertata dan tidak memiliki tafsir ganda.
* Bahasa yang dipakai menarik dan mudah diingat-ingat oleh masyarakat.
* Tidak boleh merendahkan atau menghina produk sejenis dari perusahaan lain.
* Tidak boleh berbohong, harus apa adanya.
* Iklan harus dibuat dengan memperhatikan tata bahasa, etika, sopan santun, target pasar, dan lain-lain.

C. Manfaat Iklan
Seperti yang kita tahu, iklan sangat berperan dalam aktivitas bisnis. Adapun manfaat iklan yaitu :
* Produk menjadi lebih terkenal di mata masyarakat
* Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk dipromosikan

3. Analisis Promosi Melalui Iklan pada CocaCola yang Tidak Beretika
Banyak yang harus dibenahi dalam strategi perencanaan dan pemasaran Coca Cola agar bisa bersaing
Iklan merupakan hal yang sangat Taktis.
Demi menjaga loyalitas kalangan pelanggan, segala daya upaya pun dilakukan para produsen. Yang terutama adalah makin memperkuat lini pemasaran. Langkah seperti itulah yang kini tengah dilakukan PT Coca-Cola Indonesia. Lihat saja, mulai Januari ini, industri minuman ringan terbesar di dunia itu mulai mengusung tagline iklan terbaru bertajuk ”Hidup Ala Coca-Cola”.
Untuk mendukung program tersebut, anggaran yang disiapkannya pun tak tanggung-tanggung. Hanya untuk belanja iklannya saja (selama tahun 2007), Coca-Cola telah mengalokasikan dana sebesar Rp 50 miliar.

Ada sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar perusahaan yang telah beroperasi sejak 1927 itu memperbarui kampanye beriklannya. Di antaranya, menurut Arif Mujahidin (Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia), karena slogan yang lama—bunyinya ”Yang Segarnya Mantap Itu Coca-Cola”—yang sudah berjalan sejak tahun 2004—dianggap sudah tak sesuai lagi dengan tuntutan pasar.
Secara konsep, tagline yang baru itu merupakan kelanjutan dari slogan yang sebelumnya. Dan sebenarnya pula, slogan yang lama tidaklah buruk-buruk amat. Malah sebaliknya, menurut sejumlah pengamat di bidang ini, iklan tersebut terbilang berhasil menarik awareness masyarakat konsumen, khususnya di kalangan anak-anak muda. Kekuatannya, di antaranya, muncul dari sosok Jamie Aditya yang menjadi bintang dalam iklan itu, yang dinilai sukses memerankan figur orang desa yang lugu tapi memiliki ”selera” layaknya anak-anak kota.

Sungguh, iklan tersebut memiliki konsep yang amat taktis, terutama di tengah-tengah iklim persaingan antarproduk minuman ringan yang makin ketat seperti sekarang ini. Lewat slogan tersebut, Coca-Cola tak cuma bertekad mempertahankan pangsa di kalangan anak-anak muda di perkotaan, tapi juga mencoba memperluas pasar hingga ke pedesaan.

Nah, dengan tagline yang baru, tampaknya minuman ringan ini bersikeras makin memperkokoh eksistensinya. Dengan kata lain, menurut Arif, produk ini akan semakin mendapat tempat di kalangan remaja.

Itu sebabnya makna yang terkandung di dalam pesan iklan yang baru ini tak jauh dari kehidupan pasarnya, yakni mendorong kalangan remaja agar senantiasa bersikap positif, optimistis, dan menyadari bahwa kebahagiaan merupakan pilihan dalam menjalani hidup. Dengan konsep ini, plus dukungan anggaran yang terbilang besar, ”Target penjualan di tahun ini akan meningkat

Coca cola tahun 2008 ini juga melakukan promosi, Salah satu strategi pemasaran yang dianggap jitu adalah dengan memanfaatkan film-film sohor seperti James Bond 007. Berkenaan dengan hal itu, The Coca-Cola Company meluncurkan Coca-Cola Zero Zero 7 dalam satu kampanye pemasaran terintegrasi di lebih dari 50 negara seluruh dunia. Termasuk, Indonesia.

Produk minuman berasa mantan tanpa gula ini hadir dalam kemasan kaleng ukuran 250 mililiter dan 330 mililiter, serta botol plastik ukuran 1,5 liter. “Karakter James Bond sesuai dengan tema Coca-Cola Zero,”


Customer push
Coca-cola memiliki beberapa program untuk mendukung penjualan dan pemasaran produk-produknya. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, yaitu:
- Program Promosi
Mempunyai program promosi yang beragam, yang tidak hanya untuk meningkatkan penjualan dan pemasaran, tetapi juga meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk .

- Layanan Konsumen
Di Coca-Cola, Customer Service System (CSS), sistem pelayanan pelanggan, didesain untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen secara terus-menerus terhadap produk-produk Coca-Cola dengan menyediakan pelayanan yang optimal kepada seluruh pelanggan berdasarkan kebutuhan mereka masing-masing.

- Area Marketing Contractor
Terbatasnya sumberdaya dan kemampuan untuk melakukan pengembangan daerah tertentu, sekaligus komitmen untuk menciptakan peluang kerja yang luas di sektor informal, mendorong Coca-Cola untuk secara serius dan berkesinambungan mengembangkan jaringan Distribusi Tak Langsung (Indirect Distribution) berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Sistem Distribusi ini mengandalkan dua kelompok usaha kecil dan menengah yang terbagi dalam dua kelompok besar: Area Marketing Contractor (AMC) dan Street Vending.

- Layanan Pendingin Produk
Riset membuktikan bahwa 90% konsumen kami lebih menyukai membeli produk-produk Coca-Cola dalam keadaan dingin. Hal ini menunjukkan bahwa peranan Cold Drink Equipment (peralatan pendingin) sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan dan mendorong tingkat keuntungan para pelanggan.

- HoReCa
Dengan bekerjasama dengan berbagai Hotel, Restaurant,

-Merchandising
Menyediakan pernak pernik untuk mendorong konsumen membeli produk coca cola

Respon :
Pepsi hanya menjadi Raja pasar di Amerika.. Tapi secara dunia, Coca Cola menjadi Raja dengan brand yang sangat kuat. Coba kita bertanya ke salah satu orang di pelosok Indonesia, orang akan lebih mengenal Coca Cola daripada Pepsi.
Kalau kita perhatikan, iklan- iklan Pepsi banyak yang menggunakan pendekatan perbandingan.
Contoh, orang coca cola ternyata malah minum Pepsi. Atau tes rasa antara Pepsi dan Coca Cola, yang orang2 lebih memilih Pepsi.(mungkin, secara taste banyak orang mengatakan bahwa Pepsi memang lebih enak).

Menurut kami periklanan Coca Cola, masihlah kuat. Mungkin karena brandnya sudah begitu nempel, jadi iklannya pun lebih ke awareness konsumen saja dan hanya sekedar mengingatkan soal refreshing feeling-nya Coca Cola. Tidak lagi menyuruh orang membeli Coca Cola.

Coca cola tidak perlu membuat perbandingan dengan Pepsi…karena untuk apa? Toh coca cola sudah jadi leader.
Mengapa coca cola menciptakan banyak varian seperti New Coke (dulu,yang akhirnya di-tentang oleh konsumen loyal Coke di Amrik), Diet Coke atau Vanilla Coke… well, karena brand itu harus berkembang. Jadi bukan karena iklannya tidak membantu penjualan.

Demikian analisa tentang persaingan iklan antara coca cola dan pepsi cola.
Referensi :




Sabtu, 08 Oktober 2016

Analisis CSR HYPERMART

1. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

CSR adalah sebuah pendekatan dimana perusahaan mengintegrasikan kepedulian sosial dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksi merekadengan para pemangku kepentingan (stakeholders) berdasarkan prinsip kesukarelaan dan kemitraan (Nuryana, 2005).

Sedangkan menurut Schermerhorn (1993) memberi definisi CSR sebagai suatu kepedulian organisasi bisnis untuk bertindak dengan cara-cara mereka sendiri dalam melayani kepentingan organisasi dan kepentingan publik eksternal.

CSR secara umum diartikan sebagai kumpulan kebijakan dan praktek yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan; serta komitmen dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan secara berkelanjutan ,Corporate Social Responsibility (CSR) tidak hanya merupakan kegiatan karikatif perusahaan dan tidak terbatas hanya pada pemenuhan aturan hukum semata.

2.  TEORI

2.1  PENGERTIAN CSR

Banyak perusahaan yang memilih program CSR di bidang edukasi. Program seperti ini kebanyakan memfokuskan pada edukasi bagi generasi mendatang, pengembangan kewirausahaan, pendidikan finansial, maupun pelatihan-pelatihan. PT. Astra International Tbk, misalnya,telah membentuk Politeknik Manufaktur Astra, yang menelan dana puluhan milyar. Selain itu, ada jugaprogram dari HM Sampoerna untuk mengembangkanpendidikan melalui Sampoerna Foundation, untuk program ini, Sampoerna sendiri telah mengucurkan dana tak kurang dari 47 milliar:

Corporate Social Responsibility dan Pekerjaan Sosial Industri
Keterkaitan antara PSI dan CSR didorong oleh terjadinya kecenderungan pada masyarakat industry yang dapat disingkat sebagai fenomena DEAF (yangdalam Bahasa Inggris berarti tuli) sebuah akronim dari Dehumanisasi, Equalisasi, Aquariumisasi, dan Feminisasi:

> Dehumanisasi industri.

Efisiensi dan mekanisasi yang semakin menguatdi dunia industri telah menciptakan persoalanpersoalan kemanusiaan baik bagi kalangan buruh diperusahaan tersebut, maupun bagi masyarakat di sekitar perusahaan. “Merger mania” dan perampingan perusahaan telah menimbulkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja dan pengangguran, ekspansi dan eksploitasi dunia industri telah melahirkan polusidan kerusakan lingkungan yang hebat.

> Equalisasi hak-hak publik.

Masyarakat kini semakin sadar akan haknya untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan atas berbagai masalah sosial yang seringkali ditimbulkan oleh beroperasinya perusahaan. Kesadaran ini semakinmenuntut akuntabilitas (accountability) perusahaan bukan saja dalam proses produksi, melainkan pula dalam kaitannya dengan kepedulian perusahaan terhadap berbagai dampak sosial yang ditimbulkannya.

> Aquariumisasi dunia industri.

Dunia kerja kini semakin transparan dan terbuka laksana sebuah akuarium. Perusahaan yang hanya memburu rente ekonomi dan cenderung mengabaikan hukum, prinsip etis dan filantropis tidak akanmendapat dukungan publik. Bahkan dalam banyakkasus, masyarakat menuntut agar perusahaan seperti ini ditutup.

> Feminisasi dunia kerja.

Semakin banyaknya wanita yang bekerja menuntut penyesuaian perusahaan bukan saja terhadap lingkungan internal organisasi, sepertipemberian cuti hamil dan melahirkan, keselamatan dan kesehatan kerja.

2.2  FUNGSI ATAU PERAN STRATEGIS CSR

CSR memiliki fungsi atau peran strategis bagi perusahaan, yaitu sebagai bagian dari manajemen risiko khususnya dalam membentuk katup pengaman sosial (social security).   Selain itu melalui CSR  perusahaan juga dapat membangun reputasinya, seperti meningkatkan citra perusahaan maupun pemegang sahamnya, posisi merek perusahaan, maupun bidang usaha perusahaan.

2.3  MANFAAT CSR

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi masyarakat:
1.Meningkatknya kesejahteraan masyarakat sekitar dan kelestarian
lingkungan.
2. Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.
3. Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.
4. Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi perusahaan:

1.      Meningkatkan citra perusahaan.
2.      Mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lain.
3.      Memperkuat brand merk perusahaan dimata masyarakat.
4.      Membedakan perusahan tersebut dengan para pesaingnya.
5.      Memberikan inovasi bagi perusahaan

3.  HYPERMART

Perjalanan Hypermart merintis langkahnya di Indonesia tak bisa dikatakan singkat. Mulai beroperasi pada 2004, Hypermart yang kala itu hadir sebagai peritel paling bungsu, mengejar ketertinggalannya untuk menunjukkan kepada publik: Inilah peritel asli Indonesia yang lahir dari Bumi Pertiwi dan mampu bersaing dengan peritel asing.

Kini, di usianya yang ke-10 Hypermart ingin menunjukkan bahwa keinginannya menjadi No.1 Multi Format Food Retail di Indonesia bukanlah sebuah mimpi semata. Di usia yang masih muda, Hypermart menjadi hypermarket pertama yang berhasil membuka gerai ke-100 di Indonesia.

4.  ANALISIS CSR HYPERMART INDONESIA

  • ·         Hypermart menyerahkan Donasi Pelanggan ke yayasan Kanker Indonesia. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis leh Direktur Public Relation MFD, Danny Kojongian kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Kanker Indonesia, Ibu Karlinah Umar Wirahadikusumah disaksikan oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof.DR.Dr.Nila Moeloek, Sp.M(K) pada acara Perayaan HUT ke 37 Yayasan Kanker Indonesia, 22 April 2104.




  • ·         Dalam rangka memperingati hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September, Hypermart turut serta berpatisipasi dalam acara parade simpatik, pada hari Minggu tanggal 1 September 2013 di Bundaran Indonesia. Keikutsertaan Hypermart sebagai bentuk komitmen dan rasa terima kasih terhadap para pelanggan yang telah memberikan kepercayaan selama ini dan menjadikan Hypermart sebagai pilihan tempat belanja keluarga Indonesia selama lebih dari 9 tahun. Program ini juga didukung oleh organisasi muslim seperti Majelis Taklim , Dompet Dhuafa, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU, Rumah Yatim, dan Ustadz Zacky Mirza, dan ritel modern Hypermart.

  • ·         Hypermart bersama Dompet Dhuafa melaunching program infak via kasir di Atrium Mall Cibubur Junction, Kamis 11 Juli 2013. Program infak via kasir Hypermart tahun 2013 merupakan program tahun ke-8 kerjasama Dompet Dhuafa dan PT. Matahari Putra Prima, Tbk.

  • Seremonial dukungan 1000 Pampers bekerjasama dengan hypermart, Rumah Zakat, Mother&Baby, Good Housekeeping dan 90.4 Cosmopolitan FM di Kampung Duri Semanan, Kalideres - Jakarta Barat.

  • ·         Hypermart menyerahkan Donasi uang kembalian untuk korban banjir melalui OBI (Obor Berkat Indonesia).

  • ·         Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Hypermart dan P&G berkolaborasi  menyelenggarakan ‘Program CSR Anak’. Sejak lama Hypermart telah menggagas program CCS (Children, Community dan Supplier), salah satu bagian dari program kepedulian Hypermart yang meliputi bidang kesejahteraan, sosial dan lingkungan di Indonesia.

  • ·         Menandai perayaan Idul Adha atau Idul Kurban, Hypermart dan kecap Bango berbagi suka cita dengan membagikan daging kurban kepada masyarakat di Masjid Luar Batang, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (6/11).

  • ·         Program CCS (Children, Community dan Supplier) adalah salah satu bagian dari program kepedulian Hypermart yang meliputi bidang kesejahteraan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi di Indonesia.

  • Salah satu program Hypermart yang terfokus pada pemberdayaan ekonomi adalah peluncuran program  “Pojok Demo Sahabat UKM” yang bekerjasama dengan Kementrian Perdagangan melalui Pusat Dagang Kecil dan Menengah (PDKM), yang juga tergabung dalam APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia). Salah satu contohnya adalah Dhini, yang merasa senang dan bangga atas kesempatan bermitra dengan Hypermart. Tujuan  utama dari program tersebut adalah meningkatkan kompetensi dan kapasitas UKM dalam dunia usaha. Hingga kini Hypermart telah menjadi mitra bagi sekitar 900 UKM.

http://www.hypermart.co.id/id/berita/kategori/8-perusahaan




Jumat, 30 September 2016

Analisis Usaha Kost Kostan di Pamulang Berdasarkan Teori Utilitarianisme



1.      Pendahuluan
1.1 Latar Belakang

                  Daerah Sekitar kampus  merupakan pasar yang potensial bagi setiap pemilik modal yang ingin membuka usahanya baik yang berhubungan dengan sektor jasa mupun barang. Salah satu usaha jasa yang umumnya terkenal adalah usaha penyewaan tempat tinggal sementara atau yang biasa disebut dengan kos. Banyak pemilik modal yang menanamkan modalnya untuk bisnis kos ini karena bisnis kos merupakan bisnis yang potensial dan tidak terikat oleh waktu sehingga sampai kapanpun bisnis ini tetap dibutuhkan khususnya bagi mahasiswa yang berasal dari luar kota.
                  Banyak kos yang sudah berdiri di sekitar daerah sekitar Universitas Pamulang . Kos yang ada pun bermacam-macam baik dari segi fasilitas dan harga yang ditawarkan. Oleh karena itu dibutuhkaan strategi pemasaran yang tepat agar menarik konsumen.
                  Dari awal berdirinya sampai saat ini kost ini masih tetap menarik konsumen untuk menyewa tempat itu sebagai tempat tinggal sementaranya. Tidak hanya dari kalangan mahasiswa saja yang memilih untuk bertempat tinggal sementara disana tetapi ada juga karyawati yang juga tinggal disana.
            Dengan adanya latar belakang dari permasalahan ini penulis mengkaji tentang strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan bisnis antar kos di daerah sekitar Universitas Pamulang  karena dari sekian banyak kost yang ada kost ini masih menjadi pilihan bagi mahasiswa maupun karyawati yang ingin bertempat tinggal sementara di daerah sekitar kampus Universitas Pamulang.
Kualitas pendidikan disetiap daerah di Indonesia berbeda, hal itu akan terlihat mencolok apabila membandingkan kualitas pendidikan di daerah terpencil dengan pendidikan yang letaknya di perkotaan. Karena itu banyak pemuda pemudi yang merantau dari daerahnya untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi dengan kualitas pendidikan yang lebih baik. Dengan adanya peristiwa tersebut, di daerah yang memiliki sekolah bermutu baik akan menarik banyak pemuda pemudi untuk menuntut ilmu disana. Dikarenakan jauhnya jarak serta lamanya waktu untuk menuju sekolah dari rumah, warga setempat berinisiatif untuk membuka suatu usaha salahsatunya yaitu penyewaan kamar kost.

Apabila diamati secara mendalam, perbedaan perilaku dan kebiasaan remaja yang tinggal dengan orangtuanya tentu berbeda dengan remaja yang hidup terpisah dengan keluarga karena kost. Perbedaan tersebut antara lain, perbedaan pengeluaran, kemandirian, kebebasan dalam bergaul dan sebagainya

2.      Teori
2.1 Pengertian
Utilitarianisme adalah paham dalam filsafat moral yang menekankan manfaat atau kegunaan dalam menilai suatu tindakan sebagai prinsip moral yang paling dasar, untuk menentukan bahwa suatu perilaku baik jika bisa memberikan manfaat kepada sebagian besar konsumen atau masyarakat. dalam konsep ini dikenal juga “Deontologi” yang berasal dari kata Yunani “deon” yang berarti kewajiban. Deontologi adalah teori etika yang menyatakan bahwa yang menjadi dasar baik buruknya suatu perbuatan adalah kewajiban seseorang untuk berbuat baik kepada sesama manusia, sebagaimana keinginan diri sendiri selalu berlaku baik pada diri sendiri.
Menurut paham Utilitarianisme bisnis adalah etis, apabila kegiatan yang dilakukannya dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya pada konsumen dan masyarakat. jadi kebijaksanaan atau tindakan bisnis yang baik adalah kebijakan yang menghasilkan berbagai hal yang baik, bukan sebaliknya malah memberikan kerugian.
2.2 Jenis Utilitarianisme
      Teori utilitarianisme dibedakan menjadi dua, yakni:

1.       Utilitarianisme tidakan
Utilitarianisme tidakan yaitu sebuah tindakan dianggap baik jika tindakan itu membawa kesan yang menguntungkan.
2.       Utilitarianisme peraturan
Utilitarianisme peraturan yaitu sesuatu dipandang baik kalau tindakan itu berguna dan tidak melanggar peraturan yang ada.


2.3 Analisis Keuntungan dan Kerugian
  • Keuntungan dan kerugian (cost and benefits) yang dianalisis jangan semata-mata dipusatkan pada keuntungan dan kerugian bagi perusahaan, kendati benar bahwa ini sasaran akhir. Yang juga perlu mendapat perhatian adalah keuntungan dan kerugian bagi banyak pihak lain yang terkait dan berkepentingan, baik kelompok primer maupun sekunder. Jadi, dalam analisis ini perlu juga diperhatikan bagaimana daan sejauh mana suatu kebijaksanaan dan kegiatan bisnis suatu perusahaan membawa akibat yang menguntungkan dan merugikan bagi kreditor, konsumen, pemosok, penyalur, karyawan, masyarakat luas, dan seterusnya. Ini berarti etika utilitarianisme sangat sejalan dengan apa yang telah kita bahas sebagai pendekatan stakeholder.
  • Seringkali terjadi bahwa analisis keuntungan dan kerugian ditempatkan dalam kerangka uang (satuan yang sangat mudah dikalkulasi). Yang juga perlu mendapat perhatian serius adalah bahwa keuntungan dan kerugian disini tidak hanya menyangkut aspek financial, melainkan juga aspek-aspek moral; hak dan kepentingan konsimen, hak karyawan, kepuasan konsumen, dsb. Jadi, dalam kerangka klasik etika utilitarianisme, manfaat harus ditafsirkan secara luas dalam kerangka kesejahteraan, kebahagiaan, keamanan sebanyak mungkin pihhak terkait yang berkepentingan.
  • Bagi bisnis yang baik, hal yang juga mendapat perhatian dalam analisis keuntungan dan krugian adalah keuntungan dan kerugian dalam jangka panjang. Ini penting karena bias saja dalam jangka pendek sebuah kebijaksanaan dan tindakan bisnis tertentu sangat menguntungkan, tapi ternyata dalam jangka panjang merugikan atau paling kurang tidak memungkinkan perusahaan itu bertahan lama. Karena itu, benefits yang menjadi sasaran utama semua perusahaan adalah long term net benefits.



Kelemahan Etika Utilitarianisme
  • Manfaat merupakan konsep yang begitu luas sehingga dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yang tidak sedikit.
  • Etika utilitarianisme tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pada dirinya sendiri dan hanya memperhatikan niali suatu tindakan sejauh berkaitan dengan akibatnya.
  • Etika utilitarianisme tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang.
  • Variable yang dinilai tidak semuanya dapat dikualifikasi.
  • Seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarianisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dalam menentukan prioritas di antara ketiganya.
  • Etika utilitarianisme membenarkan hak kelompok minoritas tertentu dikorbankan demi kepentingan mayoritas.


3.      Analisis

            Bisnis kost kostan ini membuat usaha lain juga ikut berdatangan, seperti warung, laundry dan gerai pulsa. Hal ini merupakan sesuatu yang positif karena membantu perputaran uang terjadi di daerah tersebut dan membantu perekonomian orang-orang yang tinggal di daerah tersebut. Selain itu, penghuni kos mendapat kemudahan ketika berangkat ke luar atau ke tempat kerja, karena lokasi rumah kos yang strategis. Penghuni kos tidak perlu susah payah untuk mencari tanah kosong, membangun rumah dari awal, karena tersedia rumah kos tersebut yang menyediakan jasa tempat tinggal dengan metode pembayaran sewa yang dibayar tiap bulan. Selain itu juga rumah kos tersebut tidak terlalu jauh dari rumah ibadah seperti masjid dan gereja, sehingga memudahkan penghuninya untuk pergi beribadah. Dari segi sosial, rumah kos tersebut merupakan sarana/wahana dalam mencari teman baru. Sering saya temukan ketika berkunjung ke rumah kos tersebut, penghuni-penghuninya sering menghabiskan waktu bersama, seperti bermain kartu, becanda, merayakan tahun baru bersama dan banyak kegiatan sosial lainnya.
            Menurut teori Utilitarianisme, usaha rumah kos tersebut memberikan manfaat bagi banyak orang terutama penghuni kos tersebut, dari sisi finansial, sosial, religius dan masih banyak lagi. Hal ini ditunjukkan dengan manfaat yang diterima oleh orang banyak ketimbang pihak individual.

Berdasarkan analisis di atas, maka ditemukan bahwa tujuan usaha rumah kos harus dirombak lebih lanjut agar tujuannya tidak hanya memperoleh laba semata, melainkan juga menjaga lingkungan sekitarnya agar bebas dari polusi. Selain itu juga diperlukan rasa peduli yang tinggi dari penghuni rumah kos agar tercipta nuansa yang lebih tenang  di rumah kos tersebut.