Kamis, 28 April 2016

Analisis Perbedaan Skripsi, Thesis, dan Disertasi



SKRIPSI

NAMA                                   
MUHAMMAD SYAIFUDIN (Jurnal Manajemen Pemasaran, FEB Universitas Brawijaya)

JUDULPENELITIAN          
ANALISIS PENGARUH PRIVASI, KEAMANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP NIAT UNTUK BERTRANSAKSI SECARA ONLINE DI OLX.CO.ID

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan pola perilaku dan kebutuhan konsumen yang dikarenakan perkembangan teknologi dan arus informasi menjadikan lebih bertingkah laku praktis yang berarti konsumen membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pemenuhan kebutuhannya. Hal ini menyebabkan terus berubahnya model e-commerce yang dikembangkan dengan pengemasan teknologi dan informasi yang lebih modern. Masyarakat secara umum menyebutkan bahwa e-commerce merupakan jawaban atas kecepatan dan ketepatan pemenuhan kebutuhan dimana e-commerce menawarkan salah satu keunggulan kompetitifnya yaitu menghapus konsep ruang dan waktu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh privasi, keamanan, dan kepercayaan terhadap niat bertransaksi secara online di OLX.co.id baik secara simulutan maupun parsial serta mengetahui dan menganalisis variabel independen manakah yang berpengaruh dominan terhadap niat bertransaksi secara online di OLX.co.id.
Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan metode suvei dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 responden. Tehnik pengambilan sampel tersebut diperoleh dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Sumber data menggunakan data primer dan menggunakan data sekunder yaitu literatur dan dari internet. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis melalui bantuan program SPSS, yaitu: Analisis Regresi Linear.
Dari hasil penelitian dengan langkah-langkah yang dijelaskan di atas diperoleh hasil bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji F(simultan) maka dapat disimpulkan bahwa variabel privasi, keamanan, dan kepercayaan memiliki pengaruh secara simulutan atau serentak terhadap variabel niat bertransaksi, kemudian hasil analisis uji t dapat disimpulkanvariabel privasi, keamanan, dan kepercayaan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap variabel niat bertransaksi, dan berdasarkan hasil koefisien regresi (StandardizedCoeffucients Beta) masing-masing, maka dapat ditemukan bahwa variabel yang berpengaruh dominan terhadap niat bertransaksi secara online di OLX.co.id adalah variabel keamanan.

Katakunci: E-commerce, Privasi, Keamanan, Kepercayaan dan Niat Bertransaksi
Manfaat Penelitian
1.      Bagi Penulis. Dapat memperluas wawasan dan pengetahuan serta sebagai dasarperbandingan sejauh mana teori-teori yang diperoleh selama kuliah, sehingga dapatdiketahui relevansi teori dengan kondisi yang ada di lapangan.
2.      Bagi Perusahaan. Sebagai wacana dalam melihat prospek dari kegiatan pemasaran yang berbasis online, sebagai pertimbangan dalam menentukan strategi pemasaran berikutnya mengingat semakin berkembangnya pemasaran berbasis online. 
3.      Bagi Institusi Pendidikan dan Lembaga Penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi dan member sumbangan pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang manajemen pemasaran khususnya pemasaran secara online yang ditengarai sebagai konsep pemasaran masa depan.
4.      Bagi Pihak Lain. Hasil penelitian ini diharapkandapat dijadikan sebagai referensi. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan untuk keperluan pendidikan terutama dalam upaya pengambilan keputusan produk, sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi peneliti dalam mengembangkan ilmu manajemen pemasaran.








THESIS

NAMA
ADHITYA EKA PERMANA

JUDUL PENELITIAN
ANALISIS PERSEPSI KUALITAS, KESETIAAN MEREK DAN KESADARAN MEREK TERHADAP CITRA MEREK SEPEDA MOTOR HONDA DIBANDAR LAMPUNG

ABSTRAK

Sepeda motor adalah suatu produk bagi masyarakat dimana sebagai salah satu sarana transportasi memberikan banyak kontribusi. Sepeda motor digunakan karena murah dan simpel penggunaannya. Bahkan anak remaja pun dapat mengendarainya dengan mudah. Oleh karena itulah banyak orang yang menggunakan sepeda motor untuk menunjang kegiatannya sehari-harinya. Atas dasar hal ini, para produsen sepeda motor berlomba-lomba untuk dapat memberikan yang terbaik dan memenangkan hati konsumen sehingga ketika dihadapkan dengan banyak pilihan produk sepeda motor, konsumen selalu menjatuhkan pilihan pada produknya.
Untuk itu, produsen sepeda motor tidak hanya dituntut untuk selalu berinovasi pada produknya tetapi juga untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada konsumennya. Dengan begitu maka produsen telah membangun hubungan yang lebih baik dengan para konsumen sehingga memperoleh peluang untuk mendapatkan calon konsumen sebanyak mungkin, dan mendapat keuntungan yang maksimal. Hal ini akan menjadi saluran distribusi dan pemasaran sepeda motor yang mengarah pada pendekatan hubungan antara produsen dengan konsumen dan calon konsumen dan menciptakan persepsi kualitas dan kesadaran akan produk yang baik pada konsumen serta membangun loyalitas konsumen terhadap produk sehingga terciptalah citra produk yang baik di masyarakat luas.
Dapat disimpulkan, beberapa faktor yang mempengaruhi Citra Merek, antara lain : faktor Persepsi Kualitas, Kesetiaan Merek dan Kesadaran Merek. Tesis ini merupakan hasil penelitian mengenai permasalahan tersebut, yaitu tentang bagaimana pengaruh masing-masing faktor Persepsi Kualitas, Kesetiaan Merek dan Kesadaran Merek terhadap Citra Merek sepeda motor Honda di Bandar Lampung.
Adapun hipotesis yang diajukan adalah diduga faktor Persepsi Kualitas, Kesetiaan Merek dan Kesadaran Merek mempunyai pengaruh positif terhadap Citra Merek sepeda motor Honda di Bandar Lampung.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan Uji Reliabilitas menggunakan Faktor Analisis dan Uji Validitas menggunakan angka Cronbach’ Alpha dan diperoleh hasil sebagai berikut : Variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap Citra Merek adalah variabel Kesetiaan Merek, yaitu sebesar 55,7 %.
Berdasarkan hasil jawaban konsumen sepeda motor Honda terhadap variabel penelitian dapat disimpulkan bahwa Persepsi Kualitas, Kesadaran Merek dan Kesetiaan Merek sepeda motor Honda dianggap sudah baik sehingga berpengaruh positif terhadap Citra Merek dengan rata-rata skor 4. Hipotesis menyatakan bahwa Persepsi Kualitas, Kesadaran Merek dan Kesetiaan Merek berpengaruh positif terhadap Citra Merek sepeda motor Honda di Bandar Lampung.

Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk :
1.      Meningkatkan referensi bagi perusahaan pemilik merek tentang tanggapan konsumen atas penerapan kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan.
2.      Menambah referensi bagi peneliti lainnya yang meneliti tentang Ekuitas Merek.










DISERTASI

NAMA
ALIMUDDIN RIZAL RIVA’I (NIM : C5B004003) UNIVERSITAS DIPONOGORO SEMARANG TAHUN 2009

JUDUL PENELITIAN
KEKUATAN MEMAKSA DALAM PEMASARAN RELASIONAL DAN DAMPAKNYA PADA STRATEGIC MARKETING OUTCOMES (Studi Empirik pada Industri Pariwisata di Indonesia)

ABSTRAK

Studi ini diarahkan untuk membangun model teoretikal dasar dan empirikal: Upaya meraih luaran-luaran pemasaran strategis berbasis pada teori pemasaran relasional dan kekuatan/kekuasaan. Mengkonfirmasi dan menguji: dampak kekuatan memaksa terhadap kepercayaan, komitmen relasional, kerjasama pemasaran, nilai-nilai hubungan jangka panjang (loyalitas, keeratan hubungan, dan pesan berantai); dan dampak nilai-nilai hubungan jangka panjang dengan luaran-luaran pemasaran strategis (sinergitas kerjasama, keunggulan posisional bersaing dan kinerja pemasaran).
Studi ini dilakukan pada organisasi bisnis pariwisata di Indonesia. Jumlah responden adalah 190 orang pimpinan/manajer organisasi. Pengukuran variabel penelitian dilakukan dengan menggunakan multiple indicator, kemudian dianalisis menggunakan model persamaan struktural (Structural Equation Modeling)
dengan Software AMOS 5.0., dan SPSS.Ver.11.
Temuan-temuan studi ini adalah: (1)Kekuatan memaksa untuk mematuhi direspon lebih baik daripada tuntutan merubah, namun secara keseluruhan variabel ini tidak merusak kepercayaan bahkan berdampak positif terhadap komitmen relasional, intensitas kerjasama, serta tidak merusak nilai hubungan jangka panjang (2) Kerjasama yang intens akan berdampak positif terhadap loyalitas, keeratan hubungan dan pesan berantai positif, selanjutnya variabelvariabel ini akan menciptakan sinergitas kerjasama (3) Kinerja pemasaran yang tinggi diperoleh dari keunggulan posisional bersaing dan sinergitas kerjasama, yang dilandasi oleh nilai-nilai hubungan jangka panjang. (4) Untuk mengatasi kontroversi (research gap) dalam studi ini dapat diselesaikan dengan memposisikan kekuatan/kekuasaan dan kepercayaan sebagai basis relasional yang merupakan anteseden dari komitmen relasional dan intensitas kerjasama. Selanjutnya, nilai-nilai hubungan jangka panjang merupakan modal sosial untuk memperoleh luaran-luaran pemasaran strategik. Sinergitas kerjasama diposisikan sebagai variabel mediasi antara hasil-hasil keperilakuan dalam pemasaran relasional dengan hasil-hasil pemasaran strategik. Jadi, orisinilitas temuan dalam studi ini adalah jalinan hubungan pemasaran antar organisasi akan mencapai kinerja pemasaran yang lebih tinggi bila berbasis pada teori pemasaran relasional dan kekuatan/kekuasaan.
Rekomendasi studi ini, adalah: untuk membangun kerjasama pemasaran harus didasarkan pada basis pasar dan basis sumberdaya secara terintegrasi. Pada level operasional dan kebijakan publik perlu dikembangkan industri pariwisata di Indonesia dengan memformulasikan sebuah Strategi pengembangan pariwisata berbasis pada sumberdaya dan budaya lokal.

Kata Kunci : Kekuatan memaksa, Kepercayaan, Komitmen Relasional, Kerjasama,
Nilai Hubungan Jangka Panjang, Luaran-Luaran Pemasaran Strategik,
Sinergitas, Keunggulan Posisional Bersaing dan Kinerja Pemasaran
Manfaat Penelitian
·         Manfaat Teoretis, adalah:
1.      Untuk memberikan sumbangan pemikiran dan pengayaan teori-teori dalam lingkup market based view dan resources based view, tentang: teori pertukaran sosial (social exchange theory): perilaku pertukaran relasional (relational exchange behavior), kepercayaan-komitmen relasional (the commitment-trust theory); dan teori kekuatan/kekuasaan (power theory) dalam pemasaran relasional (relationship marketing).
2.      Sebagai wahana pengayaan teoretikal dan konseptual dalam ilmu manajemen pemasaran strategik yang berkaitan dengan hubungan antar organisasi (inter-organizational/firm relationship) dalam konteks modal sosial dan hasil-hasil pemasaran strategik (strategic marketing outcomes), berupa: sinergitas kerjasama (co-operation synergy), keunggulan posisional bersaing (competitive positional advantage) dan kinerja pemasaran (marketing performance).
·         Manfaat Praktis, adalah:
1.      Sebagai bahan leteratur bagi praktisi untuk memilih apa yang dapat dikembangkan dalam melakukan kerjasama dengan pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya dalam konteks pertukaran relasional untuk menjalankan hubungan antar perusahaan/organisasi.
2.      Sebagai bahan untuk memahami, bagaimana kekuatan/kekuasaan memaksa (coercive power), kepercayaan (trust), komitmen relasional (relational commitment) dapat digunakan untuk menjalin hubungankerjasama (cooperation), dan menciptakan, membangun, memelihara danmempertahankan hubungan jangka panjang, menciptakan sinergitaskerjasama dengan pemangku kepentingan untuk meraih keunggulanposisional bersaing dan mencapai kinerja pemasaran yang optimal.
3.      Sebagai bahan leteratur bagi praktisi untuk membuat kebijakan-kebijakanyang berkaitan dengan strategi kerjasama dengan pendekatan manajemenpemasaran strategik dan perilaku sosial.

PERBEDAAN SKRIPSI, THESIS, DAN DISERTASI
1
Jenjang
S1
S2
S3 (tertinggi)
2
Permasalahan
Di angkatdaripengalaman empiric dantidakmendalam
Diangkatdaripengalamanempirikdanteoritik, bersifat  mendalam
Diangkatdarikajianteoritik yang didukungfakta empiric yang bersifatsangatmendalam
3
Kemandirianpenulis
60% peranpenulis, 40% pembimbing
80% peranpenulis, 20% pembimbing
90% peranpenulis, 10% pembimbing
4
BobotIlmiah
Rendah – sedang
Sedang – tinggi.  Pendalaman / pengembanganterhadapteoridanpenelitian yang ada
Tinggi, Tertinggidibidangakademik.   Diwajibkanmencariterobosandanteoribarudalambidangilmupengetahuan
5
Pemaparan
Dominandeskriptif
DeskriptifdanAnalitis
Dominananalitis
6
Model Analisis
Rendah – sedang
Sedang – tinggi
Tinggi
7
Jumlahrumusanmasalah
Sekitar 1-2
Minimal 3
Lebihdari 3
8
Metode / Ujistatistik
Biasanya  memakaiujiKualitatif / Ujideskriptif, Ujistatistikparametrik (uji 1 pihak, 2 pihak), atauStatistik non parametrik (test binomial, Chi kuadrat, run test), ujihipotesiskomparatif, ujihipotesisasosiatif, Korelasi, Regresi, Ujibeda, Uji Chi Square, dll
BiasanyamemakaiujiKualitatif  lanjut  /  regresiganda, ataukorelasiganda, mulitivariate, multivariate lanjutan (regresi dummy, data panel, persamaansimultan, regresi logistic, Log linier analisis,  ekonometrika static &dinamik, time series ekonometrik) Path analysis, SEM
Samadengantesisdenganmetodelebihkompleks, berbobot yang bertujuanmencariterobosandanteoribarudalambidangilmupengetahuan
9
JenjangPembimbing/ Penguji
Minimal Magister
Minimal Doktordan Magister yang berpengalaman
Minimal ProfesordanDoktor  yang berpengalaman
10
Orisinalitaspenelitian
Bisareplikapenelitian orang lain, tempatkasusberbeda
Mengutamakanorisinalitas
Harusorisinil
11
Penemuanhal-hal yang baru
Tidakharus
Diutamakan
Diharuskan
12
Publikasihasilpenelitian
Kampus Internal dandisarankannasional
Minimal Nasional
NasionaldanInternasional
13
Jumlahrujukan / daftarpustaka
Minimal 20
Minimal 40
Minimal 60
14
Metode / Program statistik yang biasadigunakan
Kualitatif / Manual, Excel, SPSS dll
Kualitatiflanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll
Kualitatiflanjut / SPSS, Eview, Lisrel, Amos dll

Sumber :











Kamis, 31 Maret 2016

Ahok Pilih Maju Independen Daripada Lewat Partai Politik

Nama : Reynitha Puspita Wulan Dewi
Kelas : 3EA11
NPM : 17213487
JUDUL : Ahok Pilih Maju Independen


·         Pada berita ini mengandung paragraf Induktif, hal tersebut dijelaskan pada paragraf 1 (khusus).
Ø  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku lebih memilih maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen. Dengan syarat, lebih kurang 1 juta KTP warga DKI bisa terpenuhi.

·         Wujud Evidensi (Data)

Ø  Adapun berdasarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada, partai politik dapat mendaftarkan calon mereka dengan memiliki 20 persen jumlah kursi dalam DPRD.
Ø  Jumlah anggota Fraksi Partai Nasdem di DPRD saat ini hanya lima orang dari total anggota Dewan sebanyak 106 orang. Jumlah tersebut masih begitu jauh dari target 20 persen.

·         Wujud Evidensi (Informasi)

Ø  Selain mendirikan posko untuk pengumpulan KTP, melalui video yang diunggah di YouTube serta Facebook, Teman Ahok juga mengajak warga Jakarta yang masih menginginkan Basuki memimpin Ibu Kota untuk memberi dukungan.
Ø  Dalam video yang diunggah Teman Ahok, mereka memberi gambaran mengapa harus mendukung Basuki.

·         Kesimpulan Inferensi / Implikasi
Ø  Pada berita yang berjudul “Ahok Pilih Maju Independen daripada Lewat Partai Politik” mengandung kesimpulan inferensi karena “Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku lebih memilih maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen. Dengan syarat, lebih kurang 1 juta KTP warga DKI bisa terpenuhi.Sebagai pembaca mengetahui berita tersebut berdasarkan pernyataan atau keputuan dari Basuki Tjahaja atau yang sering disapa Ahok.


·         CARA MENGUJI DATA

a. Observasi
            Pengamatan langsung dilapangan.
Ø  Gubernur DKI Jakarta memilih jalur independen daripada lewat partai politik di jelaskan pada pernyataan Ahok "Tergantung juga sih, dari independen saja. Kalau dari Nasdem kan belum cukup (mendukung Basuki maju di pilkada), Partai Idaman (partai bentukan Rhoma Irama) juga belum bisa (mengajukan Basuki sebagai calon gubernur)," di Balai Kota, Senin (13/7/2015).

b.
Kesaksian
Ø  Mendengar langsung dari seseorang yang mengalami peristiwa.
Ø  Berisi tiap Undang-Undang didalam paragraf.

  c.
Autoritas
Ø  Pendapat dari seorang ahli, atau saksi ahli. Oleh seseorang, komisi, badan, atau kelompok yang dianggap berwenang.
Ø  Adapun berdasarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada, partai politik dapat mendaftarkan calon mereka dengan memiliki 20 persen jumlah kursi dalam DPRD.




Jumat, 18 Maret 2016

TERBUKTI KORUPSI GATOT MINTA MAAF




Nama : Reynitha Puspita Wulan Dewi
Kelas : 3EA11
NPM : 17213487
JUDUL : Terbukti Korupsi Gatot Minta Maaf


·         Pada berita ini mengandung paragraf Induktif, hal tersebut dijelaskan pada paragraf 1 (khusus) dan pada paragraf 2 dan 3 (umum).
Ø  Paragraf 1 : DIREKTUR Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia Martinus Gabriel Goa mengakui saatnya KPK menghentikan kasus dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2007.
Ø  Paragraf 2 : Alasannya, penegak hukum mulai Kejaksaan Negeri Kupang, KejaksaanTinggi NTT, hingga KPK tetap tidak menemukan bukti cukup telah terjadi korupsi dana PLS sebanyak Rp. 77miliar.
Ø  Paragraf 3 : Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukan bahwa dana Rp. 77 miliar tersebut digunakan secara tepat guna sehingga ketika itu NTT mendapat apresiasi dari DPR RI dan dijadikan proyek percontohan PLS di Tanah Air. “KPK tidak menemukan satupun alat bukti kuat terhadap penyimpangan dana PLS NTT 2007,” kata Gabriel.
·         Wujud Evidensi (Data)
Ø  KPK tetap tidak menemukan bukti cukup telah terjadi korupsi dana PLS sebanyak Rp. 77miliar.
Ø  Keduanya juga didenda masing-masing Rp. 150juta subsider 3bulan kurungan atas kasus rasyiwah tiga hakim dan satu panitera PTUN Medan serta suap mantan anggota komisi III DPR Patrice Rio Capella melalui Fransisca sebesar Rp. 200juta.
Ø  Baik Gatot dan Evy terbukti menguap hakim dan panitera PTUN melalui pengacara senior OC kaligis US dollar 27ribu dan S dollar 5000.
Ø  Mereka adalah mantan ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro sebesar S dollar 5000 dan US dollar 15000, dan Dermawan Ginting dan Amir Syamsudin maisng-masing US dollar 5000.
Ø  Panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan mendapat US dollar 2000.
Ø  Itu terbukti saat OC Kaligis meminta uang ke terdakwa II Evy sebesar US dollar 30000, dan Rp. 50juta.
Ø  Dasep Ahmadi divonis 7tahun penjara dikurangi masa tahanan denda Rp. 200juta subsider 3bulan kurungan.

·         Wujud Evidensi (Informasi)
Ø  KPK tidak menemukan satupun ala bukti kuat terhadap openyimpanan dana PLS NTT.
Ø  Dalam sidang majelis hakim sependapat dengan jaksa KPK yang menyatakan keduanya melanggar kedakwaan pertama primer.
Ø  Baik Gatot dan Evy terbukti mrnyusp hakim dan paniteraa PTUN melalui pengacara Senior OC Kaligis.
Ø  Suap itu untuk mempengaruhi keputusan terkaitnpemanggilan Kabiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis, serta surat pemerintah penyelidikan Kejati Sumut tentang korupsi dan bansos, bantuan daerah bawahan, bantuan operasional sekolah, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan dana BUMD.
·         Kesimpulan Inferensi / Implikasi
Ø  Pada berita yang berjudul “Terbukti Korupsi Gatot meminta maaf” mengandung kesimpulan inferensi karena dijelaskan bahwa “Gatot meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Utara dan menyatakan tidak akan banding. Namun, Jaksa KPK masih pikir-pikir untuk banding atau tidak”. Sebagai pembaca mengetahui berita tersebut berdasarkan pernyataan dari terdakwa.
·         CARA MENGUJI DATA

a. Observasi
 Pengamatan langsung dilapangan.
Ø  Kasus  dugaan Korupsi Dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Nusa Tengggara Timur (NTT) pada 2007.

b. Kesaksian
 Mendengar langsung dari seseorang yang mengalami peristiwa atau diketahui melalui buku-buku, dokumen-dokumen, dll.
Ø  Berisi tiap Undang-Undang didalam paragraf.

c. Autoritas
 Pendapat dari seorang ahli, atau saksi ahli. Oleh seseorang, komisi, badan, atau kelompok yang dianggap berwenang.
Ø  Dalam sidang selama 2 jam, majelis hakim sependapat dengan jaksa PKP yang menyatakan keduanya melanggar dakwaan pertama primer yakni Pasal 6 ayat (1) huruf a UU. No. 31/1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.









Senin, 04 Januari 2016

Jurnal Perilaku Konsumen

Jurnal Teori Perilaku Konsumen
Review Jurnal

Tema/Topik : Teori Perilaku Konsumen
Judul         : Model Perilaku Konsumen dalam Perspektif Teori dan Empiris pada Jasa Pariwisata
Sumber         : fe.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/01/sudarmiatin_1.pdf
Pengarang : Sudarmiatin

Latar belakang
Apakah faktor-faktor motivasi, persepsei, pembelajaran, dan sikap konsumen    secara bersama sama mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap perilaku konsumen dalam melakukan pembelian

Tujuan Penelitian
Untuk menganalisis:
1. pengaruh atribut obyek wisata alam terhadap image konsumen dan pengambilan keputusan berkunjung;
2. pengaruh promosi terhadap image konsumen dan pengambilan keputusan berkunjung;
3. pengaruh karakteristik individu terhadap image konsumen dan pengambilan keputusannberkunjung;
4. pengaruh image konsumen terhadap pengambilan keputusan berkunjung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik

Jenis Penelitian
Jenis atau metode penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk meneliti pada teknik pengambilan sampel dilakukan secara random, analisis data bersifat kuantitatif/statistik

Metode Penelitian
Indikator dalam penelitian ini:
1. Faktor pertama konsumen individualartinya bahwa pilihan untuk membeli barang/jasa dipengaruhi oleh hal-hal yang ada pada diri konsumen seperti kebutuhan, persepsi, sikap, kondisi geografis, gaya hidup dan karakteristik kepribadian individu
2. Faktor kedua, yaitu lingkungan artinya bahwa pilihan konsumen terhadap barang/jasa dipengaruhi oleh lingkungan yang mengitarinya. Ketika konsumen membeli barang/jasa mereka didasari oleh banyak pertimbangan misalnya karena meniru temannya,karena tetangganya telah membeli lebih dulu, dan sebagainya. Dengan demikian, interaksi sosial yang dilakukan oleh seseorang akan turut mempengaruhi pilihan produk yang akan dibeli.
3. Faktor ketiga, yaitu penerapan strategi pemasaran ini merupakan stimuli pemasaran yang dikendalikan oleh pemasar/pelaku bisnis. Dalam hal ini pemasar berusaha mempengaruhi konsumen dengan menggunakan stimuli pemasaran seperti iklan, dan sejenisnya agar konsumen bersedia memilih produk yang ditawarkan.

Isi/Hasil Penelitian dan Pembahasan
Hasil Kajian Empiris
Pada Gambar 4 terlihat bahwa proses pembelian konsumen dimulai dari kesadaran adanya kebutuhanb (need recognition), kemudian pencarian informasi (information search), evaluasi alternatif menjelang pembelian (pre-purchase alternatif evaluation), pembelian (purchase), konsumsi (consumption), hasil yang berupa kepuasan (satisfaction) ataupun ketidakpuasan (dissatisfaction).

Hubungan positif ini menunjukkan bahwa atribut obyek wisata alam, promosi, dan karakteristik individu berubah searah dengan perubahan perilaku konsumen Jasa Pariwisara.

Kesimpulan
Dari pengolahan dan analisis data, pengujian hipotesis, analisis dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1) Atribut obyek wisata alam berpengaruh positip dan signifikan terhadap image konsumen dan pengambilan keputusan berkunjung;
2) Promosi tidak berpengaruh baik terhadap image konsumen maupun terhadap pengambilan keputusan berkunjung;
3) Karakteristik individu berpengaruh positip dan signifikan terhadap image konsumen dan pengambilan keputusan.